Senin, 11 November 2013

KORELASI ATAU SUGESTI?? KOMPETISI MUNGKIN?

Setiap hari aku menarik satu kesimpulan yang sama selama di Diklat DTSD ini. Aku berani klaim bahwa ini adalah kebenaran publik.

Semua orang merasa aman dan senang kalo tahu temannya "sama-sama tidak belajar" seperti mereka

Benar-benar eummm.... kalo boleh jujur, di luar nalarku. Belajar atau tidaknya seseorang tidak akan mempengaruhi nilai orang lain. So, kenapa harus kuatir saat melihat orang lain belajar? Kenapa tiba-tiba tersenyum saat mendengar orang lain mengeluh belom belajar?

Kalo Amel ato Uci ato Rindie belajar.... kayaknya ga akan menghalangi aku buat tidur... Hahaha.
Aku yakin kegiatan belajar mereka tidak punya hubungan korelasi dengan kapasitas otak aku.
(*nyerah > ambil selimut & peluk guling... ngantuk = punya hubungan korelasi dengan kedamaian jiwaku. Hahaha)

Rabu, 06 November 2013

BERISIIIIKKKK....!!

Sabtu kemarin (02/11/2013) di tengah tekanan dan stress pra ujian KUP, aku & Amel menyempatkan diri ke Salon. Hahahaha... dasar cewe! Facial, creambath, & totok wajah, aku ambil tambahan ear candle karena berasa "budeg" a.k.a. bolot.

Saat menjalani ear candle, mbak-mbak salon masukin ujung gulungan kertas ke telinga trus ujung yang lain dibakar sambil miijit-mijit sekeliling telingaku. Dari dalam telinga aku mendengar suara api yang merambat dan air mengalir (a.k.a. kotoran kuping gue).

Sampai akhirnya dirasa cukup bersih, mbak-mbak salon tunjukin hasil kerja dia. IYUUUUUHHH...!!! Akhirnya terungkap kenapa aku bolot banget selama ini. OMG...!!

Dan resmilah sudah... Sabtu, Dua November Dua Ribu Tiga Belas menjadi awal sebuah penderitaan baru. Tiba-tiba aku bisa mendengar suara air mengalir dari kamar mandi, aliran listrik di dalam tembok, dan suara angin dari fan.
Mendadak semua orang ngomong pake tereak... BERISIIIIIIKKKK...!!!!

Here i am.... dengan kuping capek dan ngilu karena dunia mendadak menjerit-jerit.

Ternyata bolot itu damai sodara sodara...!!